Masih dalam situasi pandemi Covid-19, pencari kerja (Pencaker) mulai berdatangan meskipun tidak sebanyak hari-hari sebelum adanya wabah corona ini. Pelayanan kartu kuning di Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Karimun masih dilakukan secara manual, hal ini dikarenakan web online.
Ayo Kita Kerja masih dalam proses maintenence oleh server pusat. Untuk total dari Pencaker yang membuat Kartu Kuning / AK I sampai dengan bulan Juni tahun 2020 ini sekitar ± 2.500 Pencaker.
Selang beberapa minggu pasca lebaran, launchinglah program baru dari Kementerian mengenai Web Online pembuatan Kartu Kuning / AK I di Karirhub Console. Di Karirhub Kementerian Ketenagakerjaan RI ini para pencaker diharuskan mendaftar secara mandiri dengan menyiapkan KTP, E-mail yang aktif serta nomor Handphone yang bisa dihubungi. Setelah mendafar, Calon Pencari Kerja harus melengkapi profil di akun kementrian tersebut. Kemudian pilih/centang “sedang mencari pekerjaan”. Agar lebih jelasnya akan kami lampirkan video cara mendaftar di Karirhub. Beberapa kelebihan dari mendaftar di akun ini yaitu pencaker dapat terhubung ke informasi Lowongan Pekerjaan Perusahaan. Pencaker juga dapat melihat Total Pencari Kerja dan Pemberi Kerja Se-Indonesia. Pencari kerja dapat melihat rata-rata gaji dari tiap-tiap perusahaan yang membuka lowongan pekerjaan di disini.
Beberapa kelebihan lainnya dari mendaftar di akun ini yaitu pencaker dapat melihat layanan Lembaga Pelatihan Online, Pemagangan, sertifikat, bursa kerja dan lain sebagainya.
Jika pencaker menginginkan Kartu Kuning/AK I untuk melamar pekerjaan di Perusahaan, pencaker dapat mendatangi Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Karimun, serta membawa berkas sesuai dengan profil yang dilengkapi.
Untuk tenaga kerja lokal yang sudah terlapor ke Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Karimun sampai dengan bulan Juni tahun 2020 ini berkisar ±2.122 orang, ini juga masih belum semua perusahaan yang melaporkan data pekerjanya. Sedangkan untuk tenaga kerja asing sampai dengan bulan Juni tahun 2020 ini ± 150 orang.
Sumber : Rio Diah














